LAPORAN PRAKTIKUM
LINUX
MODUL II
“COMMAND LINE DAN ADMINISTRASI SISTEM”
123080196
Asdos :
I Putu Jista
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UPN ”VETERAN” YOGYAKARTA
2010
BAB I
TEORI DASAR
a. Command Line dan Administrasi pada Linux.
Pada Linux terdapat dua (2) mode untuk menjalankan berbagai aplikasi.
1. Terminal mode : tempat untuk menjalankan aplikasi yang tidak ada pada graphical mode.
2. Graphical mode : dikenal X Windows, aplikasi ditampilkan dalam mode grafis dan tertata pada panel menu.
Jika Anda telah berada pada terminal maka Anda dapat dikatakan akan bekerja pada Shell. Shell adalah nama aplikasi dimana Anda dapat berinteraksi dengan mesin Anda.
Ini diasumsikan bahwa anda login sebagai user himatif (paling depan), dengan nama (hostname) mesin Anda adalah himatif, dan Anda pada saat ini sedang berada pada direktori aktif user biasa (paling belakang $).
b. Konsep manajemen user dan group
Pada sistem Unix diterapkan konsep yang membedakan seorang user dengan user lain. Dimana setiap user memiliki privasi yang didasarkan atas proses login, hak dan ijin. Pemberian nama login bertujuan untuk memberikan identitas pada tiap identitas agar dapat memiliki file, direktori dan proses sendiri, seorang user dibatasi oleh ijin akses yang berbeda-beda. Bagi user biasa, nama login dapat digunakan untuk memasuki sebuah shell yang disiapkan sistem melalui proses autentifikasi password dan melakukan pekerjaan-pekerjaan dalam sistem tersebut.
Secara umum user (pengguna) di sistem Linux dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
Super User (root), memiliki hak akses penuh, tidak terbatas terhadap sistem . Dengan user root anda dapat melakukan apa saja yang berhubungan dengan administrasi sistem. Login root digunakan jika kebutuhan mendesak, dalam pengelolaan suatu administrasi sistem. Dalam Linux user ini mempunyai simbol #
1) Ordinary User, memiliki keterbatasan dan hak terhadap sistem. Dalam Linux user ini mempunyai simbol $.
Dalam Ubuntu super user(root) jarang digunakan, karena Ubuntu tidak mengenalkan root dengan maksud untuk meningkatkan sekuritas pada sistem itu sendiri. Untuk perintah yang biasa dijalankan dalam kondisi root, bisa digantikan dengan perintah sudo (switch user Do). Jadi yang sering di pakai dalam pemberian perintah adalah mode user biasa yang tetap dinotasikan dengan $.
Beberapa hal penting berkaitan dengan user dan group antara lain :
· Pendaftaran nama login
· Pembekuan nama login user
· Penghapusan nama login user
· Pembuatan group baru
· Pembagian group
· Pengaturan direktori home
· pengamanan file-file password
· dan lain – lain.
BAB II
LAPORAN & TUGAS
LAPORAN
1. cd
Perintah cd (change direktori) seperti halnya perintah cd pada DOS, tetapi dengan sedikit tambahan. Seperti kepanjangannya yang berarti berpindah direktori .
Sintaks :
cd [parameter] [nama direktori]
Setelah perintah cd kita dapat menambahkan beberapa parameter antara lain :
· tanda “.” atau “..”
Adalah perintah untuk masuk ke diretori yang berada diatas direktori anda
Contoh :
user@himatif:~$cd ..
· Diikuti letak direktori
Merupakan parameter yang berfungsi untuk masuk atau menuju direktori tertentu sesuai dengan keinginan user. Untuk beberapa direktori tergantung akan hak aksesnya.
Contoh :
user@himatif:~$ cd /etc/
2. cat
Perintah cat berfungsi untuk menampilkan isi suatu file ke layar. Biasanya untuk membaca file non binari.
Contoh :
user@himatif:~$ cat /etc/passwd
3. ls
perintah ls (LiSt) sama halnya dengan perintah dir pada DOS, tetapi dengan banyak penambahan parameter dibelakang tanda “-”.
ls -[ parameter ]
Parameter-parameter yang digunakan antara lain :
-- a ( all )
menampilkan seluruh file dalam direktori, termasuk file yang tersembunyi ( hidden file ) ingat hidden file dalam Unix adalah file yang diawali dengan tanda titik.
-- R
menampilkan seluruh isi direktori dan jika didalam direktori itu ada direktori yang lainnya maka direktori tersebut juga dilistkan isinya ( rekursi).
Menampilkan file beserta informasi file tersebut ( dalam bentuk long listing format )
user@himatif:~$ ls -a
Dari beberapa parameter dapat pula digabungkan ataupun dikombinasikan.
user@himatif:~$ ls -al image/*.jpg
Yang artinya bahwa sebuah file image berekstensi .jpg ditampilkan seluruhnya dalam bentuk long listing format. Bentuk long listing format akan di dapatkan pada praktikum.
1. mkdir
Merupakan comand line yang berfungsi untuk membuat direktori kosong.
Contoh :
user@himatif:~$ mkdir cobadir
Atau jika pada direktori lain :
user@himatif:~$ mkdir /home/user/cobadir
2. rmdir (remove)
Merupakan command Line yang berfungsi untuk menghapus direktori.
Contoh :
user@himatif:~$ rmdir cobadir
Perintah rm juga dapat dikombinasikan dengan perintah – perintah sebelumnya di atas seperti v ( verbose ), d ( directory = unlink file ), f (force), i ( interactive ).
3. touch
Perintah touch sama halnya dengan mkdir, tetapi touch hanya untuk membuat file dengan nilai 0 byte, jika pada direktori tersebut telah tedapat file dengan nama yang sama maka dibatalkan.
Contoh :
user@himatif:~$ touch namafile /opt/ifupn.txt
4. mv
perintah mv berfungsi untuk memindah file antar direktori ( pada DOS adalah perintah MOVE ), perintah mv bisa juga untuk mengganti nama file.
Sintaks :
mv -[parameter] [namafile dan direktori] [letak direktori baru]
Parameter yang biasa digunakan :
· f
dengan option ini maka tidak akan ditampilkan warning jikalau ada proses overwritten data.
· i
option ini adalah kebalikan dari parameter -f, kita akan diberi warning jikalau ada overwritten data.
· v
menampilkan seluruh informasi selama proses pemindahan data.
Contoh :
user@himatif:~$ mv -v cobacat /opt/cobacat
5. cp
Perintah cp sama seperti perintah COPY pada DOS, dan XCOPY dengan beberapa parameter.
Sintaks :
cp -[parameter] [namafile dan direktori] [tempat file baru]
Contoh :
Melakukan pengkopian file cobacat kedirektori /home/xcool
user@himatif:~$ cp -i cobacat /home/user
6. chown.
perintah chown adalah perintah untuk mengubah hak kepemilikan suatu file. Dalam Linux, setiap file atau direktori memiliki hak kepemilikan yang berbeda, dimana diatur menurut hak User, hak owner, dan hak
Option yang dapat digunakan :
· R
Pengulangan, yaitu mengubah hak kepemilikan selutuh file dalam direktori tersebut.
· v
Verbose mode. Menampilkan status seluruh aksi dari perintah chown. Baik untuk file yang telah diubah maupun untuk file yang tidak diubah dalam direktori.
· c
Sama seperti parameter -v tetapi hanya menampikan status file yang dapat diubah.
Contoh :
Mengubah kepemilikan file belajar.txt menjadi tidak dimiliki oleh user.
user@himatif:~$ sudo chown user1 /home/belajar.txt
Contoh Lain :
Mengubah hak kepemilikan untuk seluruh file dengan akhiran jpg dengan user user1 dan group himatif.
user@himatif:~$ sudo chown -Rc user1.himatif *.jpg
7. chgrp
chgrp (Change GrouP) sama dengan chown yaitu mengubah kepemilikan suatu file. Jika chown untuk user, maka chgrp untuk pengubahan group.
Sintaks :
chgrp -[parameter] [group] [file|direktori]
contoh :
Mengubah kepemilikan /home/xcool menjadi hak kepemilikan atas root .
user@himatif:~$ sudo chgrp root /home/user
8. Chmod
Ada dua cara untuk menggunakan Command Line chmod, antara lain :
1. Dengan ekspresi huruf.
yaitu dengan memberikan tanda – untuk mengurangi/menghapus atribut dan dengan menggunakan tanda + untuk menambah atribut file.
Sintak yang digunakan :
chmod -[parameter] [hak kepemilikan] [- atau +] [Hak Akses] [namafile]
Untuk parameter, yang dapat digunakan antara lain :
· R
Pengulangan, yaitu mengubah hak kepemilikan seluruh file dalam direktori tersebut.
· v
Verbose mode. Menampilkan status seluruh aksi dari perintah chmod. Baik untuk file yang telah diubah maupun untuk file yang tidak diubah dalam direktori.
· c
Sama seperti parameter -v tetapi hanya menampikan status file yang dapat diubah.
Untuk hak kepemilikan terbagi atas tiga yaitu :
· u ( User, yaitu pemilik file atau user yang sedang aktif )
· g (Group, yaitu user yang berada satu group dengan user aktif)
· o ( other, yaitu user yang tidak dalam satu group dengan user aktif )
Jika ingin mengubah semua, tanpa spesifikasi bisa dengan menggunakan a+ untuk menambah semua, dan a- untuk mengurangi.
Untuk hak akses terdiri atas tiga command yaitu :
· w (write, yaitu hak untuk menulis ulang file tersebut, menimpa atau mengganti isi file tersebut )
· r ( read, yaitu hak untuk membaca file tersebut ).
· x (execution, yaitu hak mengeksekusi, dan menjalankan file tersebut).
Untuk lebih jelasnya contoh :
Pada kasus dibawah atribut file sebelum diubah adalah :
user@himatif:~$ ls -l
-rw-rw-r-- 1 user user 0 Jun 21 02:39 belajar.txt
Pada file pertama berarti bahwa belajar.txt memiliki hak akses sebagai berikut:
· - menunjukan file, jika direktori berisi “d”.
· rw- à user memiliki hak akses untuk membaca ( r ), menulisi ( w ).
· rw- à group memiliki hak akses untuk membaca ( r ), menulisi ( w ).
· r-- à other hanya memiliki hak membaca ( r ) saja.
Mengubah hak akses :
user@himatif:/home/user$ sudo chmod u+x belajar.txt
Dengan perintah ls -l, akan didapatkan hasil seperti dibawah :
Bandingkan baris pertama tersebut dengan diatasnya, akan terlihat bahwa pada hak akses pada permision user (u) terdapat tambahan x
user@himatif:/home/user$ ls -l
-rw-rw-r-- 1 user user 0 Jun 21 02:39 belajar.txt
2. Dengan mode Oktal
Untuk mengubah ke mode oktal, sintaks yang digunakan sama seperti jika kita langsung menuliskan hak akses , tetapi diubah ke bentuk bilangan :
· r à read diubah ke angka 4
· w à writte diubah ke angka 2
· x à executable diubah ke angka 1
Sedangkan untuk hak kepemilikan memiliki format sebagai berikut :
· user, dengan format x00, (x ratusan )
· group, dengan format x0, (x puluhan)
· other, dengan format x, (x satuan)
Untuk menentukan nilai hak akses kita harus merubah x dengan hak aksesnya dan kemudian ditambahkan.
Contoh :
-rw-rw-r-- 1 user user 0 Jun 21 02:39 belajar.txt,
dapat diuraikan menjadi :
· rw (untuk user ) maka jika dioktalkan akan menjadi 400+200 +000= 600
· rw- (untuk group) maka jika diubah ke oktal akan menjadi 40+20+00 =640
· r-- (untuk other) maka jika dioktalkan akan menjadi 4+0+0 = 4
Kemudian ditambahkan akan didapat = 644
Jadi jikalau kita ingin mengubah hak kepemilikan file informatika.txt menjadi rw-rw-r--, yang kita ketikkan adalah :
user@himatif:~$ chmod 644 coba.txt
b. Manajemen User
Pada Ubuntu Linux, sebuah nama login dianggap sah dalam suatu sistem apabila :
a) Data-data terdapat pada file /etc/passwd
b) Password dalam bentuk terenskripsi (tidak terbaca) berada dalam file /etc/shadow
c) Nama login berada pada group yang terdapat pada /etc/group
Langkah-langkah dalam memanagemen user.
Melihat beberapa user dalam sistem :
cat /etc/passwd
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
bin:x:1:1:bin:/bin:/sbin/nologin
.......................................
nobody:x:99:99:Nobody:/:/sbin/nologin
user:x:500:100:user himatif :/home/user:/bin/bash
Misal, baris terakhir dari tampilan di atas :
user:x:500:100:user himatif :/home/user:/bin/bash
Keterangan :
user = nama login untuk user tertentu
x = password yang telah dideskripsi (disimpan dalam file /etc/shadow)
500 = nomor UID (User ID)
100 = nomor GID (Group ID)
user himatif = nama login atau komentar
/home/user = direktori home untuk user user
/bin/bash = default shell yang digunakan
Sistem Linux telah menyiapkan beberapa utilitas yang merupakan utilitas pengubah file-file diatas, utilitas tersebut antara lain :
(1) useradd, digunakan untuk menambah user baru
(2) userdel, digunakan untuk menghapus sebuah user
(3) usermod, digunakan untuk memodifikasi data-data user
(4) passwd, digunakan untuk merubah password sebuah user
(5) users, digunakan untuk menampilkan user yang login
(6) groupadd, digunakan untuk menambah sebuah group
(7) groups, digunakan untuk menampilkan informasi group dari user yang sedang login
(8) groupdel, digunakan untuk menghapus sebuah group
(9) groupmod, digunakan untuk memodifikasi data-data group
1. useradd
Berfungsi untuk menambah sebuah group.
letak file : /usr/sbin/groupadd
Sintaksnya :
useradd -D [-g group] [-b base] [-s shell] [-f inactive] [-e expire]
Contoh penggunaan :
user@himatif:~$ sudo useradd user1
2. passwd
Setelah membuat user, kita membuat password untuk login ke user :
user@himatif:~$ sudo passwd user1
Tampilan berikutnya memasukkan password yang kita inginkan, dilanjutkan dengan verifikasi password :
Changing password for user1.
New password :
Re-enter new password :
Password changed
Perlu kita ketahui bahwa UNIX memberlakukan password minimal 6 karakter dan dalam huruf abjad jika kecil maka kecil semuanya atau besar maka besar semuanya. Bisa juga dikombinasikan dengan angka. Jika kita membuat password terdiri dari misalnya 3 karakter saja, maka sistem akan memberikan warning seperti ini :
BAD PASSWORD: it's WAY too short
3. userdel
Berfungsi untuk menghapus user dari sistem.
user@himatif:~$ sudo userdel user1
4. groups
Digunakan untuk menampilkan informasi group yang sedang login
sintaks : groups [OPTION]... [USERNAME]...
$ groups
5. groupadd
Berfungsi untuk menambah group yang ada
letak file : /usr/sbin/groupadd
sintaks : groupadd group
user@himatif:~$ sudo groupadd stikom
6. groupdel
Berfungsi untuk menghapus group yang ada
letak file : /usr/sbin/groupdel
sintaks : groupdel group
user@himatif:~$ sudo groupdel stikom
c. Editor pada console (vi)
Pengenalan editor pada linux dimaksudkan agar praktikan terbiasa dengan pengeditan file-file konfigurasi secara mudah secara text mode. Banyak sekali text editor yang terdapat pada unix, salah satunya vi. Dipilihnya vi sebagai bahan praktikan karena kemudahannya.
Dari konsole lakukan beberapa perintah berikut :
#vi [namafile] à #vi data.txt
Selanjutnya, untuk menyisip karakter. Terlebih dahulu tekanlah tombol Escape atau tekan huruf “i “, ini berarti kita bekerja pada mode write. Untuk menandai pada pojok kiri bawah ada tulisan “insert” ataupun “replace”.
Untuk menyimpan file, kita harus masuk ke mode Command. Tekanlah escape sekali lagi dan kita telah masuk mode command. Ditandai dengan hilangya tulisan pada pojok kiri bawah.
Beberapa sintaks pada mode command vi.
| Command | Fungsi | | |
| :w | Menulis atau menyimpan hasil pekerjaan kita. | | |
| :wq | Menyimpan dan keluar dari text editor. | | |
| /[karakter] | Melakukan pencarian kata sesuai dengan karakter yang dicari. | | |
| x yy | Mencopy sebanyak x baris | | |
| p | Melakukan Paste. | | |
| x dd | Melakukan penghapusan sebanyak x baris | | |
| : set number | Menampilkan nomer baris | | |
| : x | Menuju baris ke x | | |
| : help | Melihat file bantuan/ tutorial | | |
| Ctrl + d | Bergerak setengah layar ke bawah | ||
| Ctrl + f | Bergerak setengah layar ke atas | ||
Terkadang file yang akan kita kerjakan tidak mau berjalan sesuai perintah – perintah di atas. Maka kita dapat menambahkan option ! yang artinya bersifat memaksa.
BAB III
KESIMPULAN
kita dapat mempelajari utilitas dasar pada sistem linux serta mampu menangani user - user dan service pada sistem operasi linux.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar